Hidden Bar di Jaksel – Jakarta Selatan alias Jaksel emang nggak pernah kehabisan cara buat bikin warganya (dan kaum pendatang) betah. Setelah seharian dihajar deadline kerjaan, macetnya jalanan, atau drama kehidupan yang bikin kepala mau pecah, pelarian paling bener ya cuma satu: nyantai sambil menyesap segelas minuman dingin dengan ambience yang asyik.
Tapi bosen nggak sih kalau ke bar yang isinya cuma musik jedag-jeduk kencang sampai mau ngobrol sama temen aja harus pakai urat dan teriak-teriak?
Nah, buat kamu yang jiwanya udah jompo atau emang lagi pengen deep talk santai bareng circle terdekat, Jaksel punya deretan bar tersembunyi (hidden bar) dan tempat nongkrong yang vibe-nya super chill. Mulai dari yang estetik sampai yang punya konsep unik, yuk kita intip rekomendasinya!
1. Duck Down Bar (Senopati): Kamar Kos Anak Anak Rock yang Super Santai
Mau ngerasain bar dengan suasana yang super kasual, tanpa jaim, dan penuh nostalgia? Langsung melipur ke Duck Down Bar di kawasan Senopati.
Tempat ini letaknya di basement, jadi begitu kamu turun tangga, kamu bakal merasa seperti masuk ke dunia yang berbeda. Desain slot luar negeri gacor interiornya penuh dengan poster-poster band rock jadul, stiker di mana-mana, dan lampu neon temaram yang bikin suasananya homey banget tapi tetep keren.
Kenapa Wajib ke Sini?
- Nggak Pake Jaim: Di sini nggak ada aturan pakaian yang ribet. Kamu bisa datang pakai kaos oblong dan celana pendek tanpa takut diliatin orang.
- Playlist Juara: Musik yang diputar di sini adalah lagu-lagu sing-along dari era 90-an sampai 2000-an awal. Mulai dari Blink-182, Oasis, sampai Britney Spears. Seru banget buat nyanyi bareng temen tanpa beban!
2. Kopi Kalyan & Bar / Melawai Area: Bar Tersembunyi untuk Kaum Introvert
Kalau kamu tipe orang yang suka ketenangan ekstra dan pengen menikmati cocktail berkualitas sambil membaca buku atau ngobrol berdua aja, daerah Melawai (Little Tokyo) adalah surganya. Di sepanjang jalan ini, banyak bar kecil bergaya Jepang (Izakaya atau Speakeasy Bar) yang sangat menghargai privasi.
Salah satu konsep yang lagi seru adalah bar-bar tersembunyi di balik pintu kulkas atau pintu kayu polos tanpa papan nama di daerah Blok M dan Melawai.
Apa Sih Serunya?
- Intimate Vibe: Kapasitas bar biasanya sangat terbatas (hanya untuk 15-20 orang).
- Custom Drinks: Kamu bisa langsung ngobrol sama bartender-nya buat bikinin minuman yang sesuai dengan mood kamu hari itu. Pengen yang manis, asam, atau yang langsung bikin “tidur nyenyak”? Bilang aja!
3. Bauhaus 1933 (Mega Kuningan): Kemewahan Klasik Abad Pertengahan
Beralih sedikit ke area perbatasan Jaksel di Mega Kuningan, ada Bauhaus 1933. Bar yang satu ini mengusung konsep speakeasy mewah dengan sentuhan retro tahun 1930-an. Pintu masuknya sengaja dibuat agak tersembunyi buat menjaga eksklusivitasnya.
Begitu masuk, kamu bakal disambut oleh sofa-sofa kulit yang empuk besar, karpet beludru, dan pencahayaan yang sangat dramatis.
“Bauhaus itu tipe bar tempat kamu merayakan keberhasilan kecil dalam hidup: setelah dapet bonusan atau setelah berhasil melewati minggu yang berat.”
Menu Andalan
Mereka terkenal banget dengan racikan signature cocktail yang menggunakan bahan-bahan lokal unik seperti rempah-rempah nusantara yang diinfusi ke dalam alkohol premium. Cocok buat kamu yang pengen nyantai dengan gaya elegan.
4. Leon Goldstein (Wijaya): Tempat Nongkrong Ganteng & Cantik Serba Ada
Kalau kamu pergi bareng rombongan yang seleranya beda-beda—ada yang pengen makan berat, ada yang cuma mau ngopi, dan ada yang pengen nge-bir—Leon Goldstein di daerah Wijaya adalah jalan tengah terbaik.
Tempatnya luas banget dengan langit-langit yang tinggi, memberikan kesan megah tapi tetep santai. Desainnya yang industrial-modern dipadukan dengan tanaman hijau bikin mata seger.
Kenapa Cocok Buat Nyantai?
- Live Music yang Pas: Di hari-hari tertentu, mereka menyajikan live music akustik atau genre jazz/blues yang asyik banget buat didengar sambil ngobrol, bukan yang bikin kuping sakit.
- Sofa Spot: Area sofanya sangat luas dan nyaman, bikin betah berjam-jam gosip atau ngebahas projekan masa depan bareng temen.
5. Deus Ex Machina (Kemang): Vibe Santai Khas Pantai Bali di Tengah Kota
Kangen Bali tapi belum ada budget atau waktu buat terbang ke sana? Tenang, Deus Ex Machina di Kemang bisa jadi obat penawar rindu. Mengusung konsep gabungan antara budaya motor kustom, selancar, seni, dan kuliner, bar ini punya area outdoor dan semi-outdoor yang sangat luas.
Suasana Nongkrong ala Canggu
Nongkrong di sini sore-sore menjelang malam berasa kayak lagi di daerah Canggu. Angin semilir, lampu-lampu gantung yang estetik, dan obrolan yang mengalir santai.
- Minuman Segar: Pilihan bir dinginnya lengkap banget, plus mocktail dan cocktail buah yang menyegarkan tubuh setelah seharian gerah di jalanan Jakarta.
- Pet Friendly: Kadang kamu bisa nemu pengunjung yang bawa anabul (anjing/kucing) mereka ke area outdoor, menambah kesan gemas dan santai di tempat ini.
Tips Biar Nyantai Kamu di Jaksel Makin Sempurna:
- Datang Lebih Awal: Kalau tujuan kamu emang buat chill dan nyantai, datanglah sekitar jam 7 atau 8 malam. Di jam-jam ini, bar belum terlalu ramai dan kamu masih bebas milih spot duduk terbaik.
- Tanya Promo: Jangan malu buat nanya Happy Hour ke stafnya. Banyak bar di Jaksel yang ngasih promo buy 1 get 1 untuk minuman tertentu sebelum jam 9 malam. Lumayan banget buat menghemat dompet!
- Pesan Camilan: Nyantai kurang lengkap tanpa camilan gurih. Selalu pesan truffle fries atau chicken wings buat nemenin minuman kamu.
Nah, dari ke-5 rekomendasi bar di atas, mana nih yang kira-kira bakal jadi tempat pelarian kamu minggu ini? Siapkan baju santai terbaikmu, panggil teman-teman terdekat, dan selamat menikmati malam santai di Jakarta Selatan!